Kenapa Makin Berumur, Pipi Makin Kempot? Ini Penjelasan Dokternya!

0
89
Ilustrasi wajah wanita setengah muda dan setengah tua menggambarkan proses penuaan pipi.
Perbandingan pipi muda dan kendur — penjelasan dari dr. Boedi & dr. Citra, Amethyst Aesthetic Clinic Surabaya.

🧩  “Dulu pipiku tembem, kok sekarang malah kempot?”

Kalimat ini sering banget diucapkan pasien di Amethyst Clinic, Surabaya. Banyak yang bingung — dulu pipi terasa penuh dan kenyal, tapi seiring umur, wajah malah terlihat kendur, kempot, dan kurang segar.
Padahal, bukan karena diet atau kurang tidur saja, tapi memang ada proses biologis alami di baliknya.

dr. Boedi menjelaskan, “Mulai usia 25 tahun, tubuh kita mulai kehilangan kolagen tipe I dan III — dua jenis kolagen utama yang menjaga kekenyalan dan struktur kulit.”
Tanpa kolagen itu, kulit jadi lebih tipis, otot wajah kehilangan tumpuan, dan lemak wajah pelan-pelan turun ke bawah. Akibatnya, pipi terlihat turun, dan kontur wajah yang tadinya kencang jadi ‘melebar’.


💡 Jadi… pipi kempot itu bukan cuma karena kurus?

Betul banget.
Faktor utama penyebab pipi tampak kempot dan kendur antara lain:

  • Penurunan produksi kolagen alami (terutama tipe I & III)

  • Distribusi lemak wajah berubah — lemak di pipi menipis, sementara di area bawah (rahang & leher) bisa bertambah

  • Paparan sinar UV, stres, dan kurang tidur

  • Gerakan otot wajah berulang (tersenyum, tertawa, atau ekspresi yang sering)

Kalau dulu kulit bisa ‘memantul’ lagi saat tertarik, seiring bertambahnya usia, elastisitasnya menurun drastis.


💉 Apa filler bisa bantu pipi kendur?

Bisa, tapi dengan catatan.
Filler bekerja mengisi volume yang hilang. Bahan dasarnya umumnya adalah hyaluronic acid (HA) — zat alami yang juga ada di kulit kita.
Jadi kalau pipi tampak kempot karena volume hilang, filler akan membuat wajah tampak penuh dan proporsional lagi.

Namun, dr. Citra menambahkan,

“Filler itu ibarat ‘bantal tambahan’. Ia tidak memperbaiki kondisi kulit yang menipis, tapi hanya mengembalikan bentuknya.”


⚗️ Kalau begitu, apa gunanya Collagen Stimulator?

Nah, di sinilah banyak orang sering salah paham.
Collagen Stimulator (Coll Stim) bukan filler biasa.
Ia tidak hanya menambah volume, tapi menstimulasi tubuh memproduksi kolagen tipe I dan III baru — dua jenis kolagen penting untuk elastisitas kulit.

Hasilnya memang tidak instan seperti filler, tapi lebih natural dan bertahan lama.
Efek lifting muncul bertahap selama 2–3 bulan, seiring kolagen baru terbentuk dan memperkuat jaringan kulit dari dalam.

Menurut dr. Boedi, “Filler dan collagen stimulator itu bukan saingan, tapi partner.
Kita bisa pakai keduanya sesuai kebutuhan pasien — filler untuk hasil cepat, collagen stimulator untuk perbaikan struktur jangka panjang.”


Diagram wajah wanita menunjukkan perbedaan fungsi cheek filler dan collagen stimulator.
Kombinasi filler dan collagen stimulator oleh dr. Boedi & dr. Citra, hasil natural tanpa operasi.

🧠 Jadi harus pilih filler atau collagen stimulator?

Tidak harus memilih salah satu.
Justru kombinasi keduanya bisa memberi hasil paling ideal:

  • Filler → kembalikan volume pipi yang kempot, hasil langsung terlihat.

  • Collagen Stimulator → kencangkan jaringan kulit dan jaga hasil filler tetap stabil.

Di Amethyst Clinic, kombinasi treatment ini disesuaikan dengan kondisi kulit, usia, dan bentuk wajah pasien.
Pasien juga bisa memilih dokter — baik dr. Boedi maupun dr. Citra — sesuai kenyamanan masing-masing.


⚙️ Tambahan dari Amethyst: bukan cuma suntik-suntik

Amethyst Clinic tidak hanya mengandalkan injeksi.
Untuk hasil optimal, perawatan bisa dikombinasikan dengan teknologi mesin modern seperti:

  • RF Skin Tightening untuk mengencangkan jaringan bawah kulit,

  • Alma Pixel Laser untuk merangsang regenerasi kulit,

  • Microdermabrasion & Aqua Peel untuk membersihkan sel kulit mati,

  • dan Infus Vitamin C untuk mempercepat proses pembentukan kolagen.

Perawatan harian di rumah juga penting — gunakan skincare yang tepat sesuai anjuran dokter agar hasil klinik lebih tahan lama.


💬 Kapan waktu terbaik mulai perawatan pipi kendur?

Idealnya, jangan tunggu sampai pipi benar-benar turun.
Mulailah saat tanda awal mulai muncul — biasanya di usia akhir 20-an hingga awal 30-an.
Di fase ini, stimulasi kolagen masih sangat efektif, sehingga kulit bisa dipertahankan lebih lama tanpa harus operasi plastik.


📞 Mau tahu treatment mana yang cocok untuk kamu?

Jangan nebak-nebak sendiri, Amethysion 💜
Langsung konsultasi gratis dengan dr. Boedi atau dr. Citra di Amethyst Clinic Surabaya — bisa pilih dokter dan jadwalmu sendiri.

📲 Klik & gabung di WhatsApp Channel Amethyst
Dapatkan info promo Oktober Rejuvenation Deal dengan bonus Cash Back Rp. 500.000 untuk setiap kombinasi Collagen Stimulator + Filler bulan ini.


🔗 Baca Juga Artikel lainnya

👉 Panduan Memilih Klinik Kecantikan di Surabaya


FAQ 

Q1: Apa bedanya filler dan collagen stimulator?
Filler berfungsi mengembalikan volume wajah secara instan, sedangkan collagen stimulator merangsang pembentukan kolagen tipe I & III secara alami untuk hasil jangka panjang.

Q2: Apakah hasil collagen stimulator terlihat langsung?
Tidak instan, hasil mulai terlihat dalam 1–2 bulan dan bertahan lebih lama karena terbentuk kolagen baru.

Q3: Apakah collagen stimulator bisa dikombinasikan dengan filler?
Ya, justru kombinasi keduanya memberikan hasil paling natural — filler untuk bentuk, collagen stimulator untuk kekencangan kulit.

Q4: Apakah perawatan ini aman?
Aman, dilakukan langsung oleh dokter berpengalaman (dr. Boedi & dr. Citra) di ruang private Amethyst Clinic Surabaya.